Peluang bisnis selalu ada. Kapan dan dimana saja ada peluang bisnis, tetapi soal ngelaba tidak semua orang bisa. Inilah salah satu sebab tidak banyak orang yang jadi pengusaha. Indonesia hanya punya 0.18% pengusaha dari jumlah penduduk yang tersebar dari Sabang, Miangas dan Merauke. Singapura memiliki 7.2%, China dan Jepang 10% dan tertinggi Amerika 12%.
David Osborne dalam buku Reinventing Government mengungkap satu negara menjadi makmur apabila sedikitnya mempunyai 2% pengusaha. Indonesia masih jauh tertinggal. Bagaimana Indonesia bisa makmur dan tak banyak penggangur? Sebarkan saja virus ngelaba. Model penataran P4 sepertinya cocok buat menjangkitkan virus ngelaba di Indonesia. Mulai dari Sekolah Dasar sampai Perguruan Tinggi, setiap siswa dan mahasiswa wajib imunisasi virus ngelaba biar tidak terjangkit virus pengangguran.
Tak ada tips instant untuk ngelaba. Ikuti saja prosesnya. Bisnis baru sangat bergantung pada kemampuan wirausaha pemula dalam mengelola bisnisnya. Kekuatan individual dan team menjadi penentu pertumbuhan dan perkembangan bisnis baru. Tahan banting, kerja cerdas, integritas, inovasi tiada henti dan perbaikan berkelanjutan merupakan salah satu landasan utama ngelaba. Langkah selanjutnya tanyakan saja pada pelanggan.
Wirausaha pemula yang memulai usaha dari skala kecil atau mikro diwajibkan terus bertanya pada pelanggan agar bisa ngelaba. Ada dua pertanyaan yang wajib dijawab wirusaha pemula.
bagaimana???masihkah ingin menjadi pegawai???kapan Indonesia akan maju????segeralah berfikir menjadi pengusaha, Entrepreneur for Indonesia....!

0 komentar
Posting Komentar